Perhatiin atau Perhatian?

@romiyooo / Senin, 01 April 2013

Beberapa hari yang lalu, gue sempet minjem hape punya temen gue. Biasa, gue iseng-iseng buka sms-nya. Iya, ini emang nggak sopan. Tapi ya mau gimana lagi. Temen gue itu cewek, udah punya cowok, tapi sayangnya mereka LDR. Isi sms-sms dia ternyata bukan dari cowoknya, bukan juga dari guru matematikanya. Isinya pemberitahuan paket kuota provider doank. Yah, nggak ada pacar yang ngingetin, provider-pun bisa, malah sering.. Gue cek ke bawah lagi, masih itu-itu aja. Ada yang lain, tapi juga dari temennya. Lalu, kemana pacarnya? Gue juga nggak tau.

Mengenaskan memang. Selagi kita butuh perhatian, hanya bisa diam, dan menerima kenyataan bahwa cuma provider yang pengertian..
Source: Google



Dari situ gue jadi mikir, untuk apa pacaran kalo cuma diem-dieman? Untuk apa pacaran kalo si dia nggak ngasih perhatian?

Mending nggak usah pacaran kalo gitu kan..

Untuk hanya sekedar memberi perhatian lewat sms atau telfon nggak rugi kok.

Ada temen gue lagi, dia cowok, punya cewek yang jadi anggota aktif di pramuka. Dulu, awal-awal pacaran sih mereka mesra banget, sering jalan bareng, sampe-sampe jomblo yang liat langsung pulang terus masak sop baygon buat menu utama makan malamnya. Memasuki pertengahan tahun lalu, hubungan mereka goyah. Cewek itu lebih sering berkecimpung dengan kegiatan-kegiatan pramukanya. Walau gue tau, mereka sangat saling mencinta.

Lama kelamaan temen gue mulai jenuh, karena setiap dia ngajak jalan ceweknya, ceweknya selalu sibuk dengan kegiatannya. Temen gue akhirnya memutuskan untuk mengakhiri sejenak hubungan mereka. Loh? kok sejenak?

Iya, sampe sekarang mereka masih deket banget. Cuma statusnya aja yang bukan pacar.



Yah, gue akui emang setia dan saling cinta adalah kunci dari pacaran. Tapi gue meyakini, perhatian adalah gemboknya..

Buat kalian yang udah punya pacar, coba sekali-kali telfon si dia duluan. Terus bilang, "Apa kabar?". Dan di akhiri dengan, "Aku sayang kamu".

Coba sekali-kali kalian sms pacar kalian, tanyain apa aja kegiatan dia di sekolah atau di lingkungannya. Buat dia merasa nyaman karena telah memiliki kalian.

Entah kalian cewek atau cowok, jangan gengsi!

Kalian yang nentuin kalo kalian milih dia, lo udah milih, harusnya lo jaga baik-baik pilihan lo sendiri.

Membuat bahagia orang lain itu tidak membuatmu rugi. Kamu juga akan merasakannya dari orang lain atau dari orangnya sendiri nanti.



Itu dulu postingan pendek gue kali ini. Semoga tulisan pendek ini bermanfaat bagi para pembaca.

Yah, namanya cinta, kalo nggak bahagia ya pasti, terluka..

0 Komentar... Mau menambahkan komentar?

Berikan Komentar Anda:

Think Like a King - Act Like a Knight 2013 | Design by @romiyooo | Inspirasi emoticon :]