Pesan dari Film The Secret Life of Walter Mitty

@romiyooo / Rabu, 15 Oktober 2014

Gue akhir-akhir ini hobi banget nonton film. Mulai dari film fantasy, sci-fi, drama, komedi, JAV, brazzer, dan lainnya. Pokoknya kalo ada rekomendasi film apik dari temen, gue langsung cari dan tonton. Karena menurut gue nonton film itu bisa bikin kita dapet inspirasi dan ide kreatif. Misalnya, dapet ide nulis blog di sini.

Kadang kita pengin banget kehidupan kita kayak film yang kita tonton. Atau paling enggak nyerempet-nyerempet lah ceritanya. Kayak pas gue abis nonton film Sherlock Holmes yang dibintangi oleh aktor favorite gue Robert Downey Jr. Abis nonton film itu gue langsung sok jadi detektif gitu. Tiap ngeliat suatu keganjilan, detective sense gue aktif dan analisa ala Holmes pun gue lakukan. Kayak pas itu di jalan gue ngeliat bapak-bapak aneh banget jalan pelan ngikutin cewek di depannya. Gue langsung mengidentifikais bahwa bapak-bapak ini adalah calon orang yang buat nggak bener. Dan langsung mengira-ngira bagaimana kejadian yang akan terjadi selanjutnya diputer di otak gue. Pokoknya mirip banget Holmes deh. Terus pas gue nonton film Her, gue ngebayangin gimana kalo gue juga punya teman komputer yang kayak gitu. Atau pas nonton film The Conjuring, gue pengin jadi Annabelle.

Nah, baru-baru ini (udah lama sih sebenernya) gue nonton film yang menurut gue kerennya nggak ada obat. Film ini katanya based on true story, biografi seseorang. Menceritakan seorang karyawan majalah Life, bagian percetakan foto, yang gemar mengkhayalkan sesuatu saat itu juga. Jadi kayak dia pas di kantor ngeliat cewek yang dia suka terus tiba-tiba dia ngekhayal sesuatu yang menakjubkan, dan membuat cewek itu terpesona. Lalu pada suatu hari, majalah itu akan ditutup dan digantikan Magazine Online karena tuntutan zaman. Banyak karyawan yang dipecat karena pekerjaan mereka udah digantikan oleh komputer atau alat digital. Sang tokoh utama, Walter Mitty, juga ikut dalam pemangkasan karyawan tersebut, karena dia bagian percetakan foto di mana bagian itu udah nggak diperlukan lagi. Majalan Life pun ingin membuat edisi cetak terakhirnya, dan sang fotografer, Sean O'Connel, mengirimkan beberapa foto (yang belum dicetak, istilahnya film-nya) yang salah satunya dijadikan cover terakhir edisi majalah Life tersebut. Namun, foto nomor 25 (intisari dari majalah Life) tidak ditemukan di dalam paket kiriman. Walter Mitty mencari dan mencari foto tersebut untuk ditemukan. Dan, endingnya keren deh.

Dalam perjalanan mencari foto nomor intisari tersebut, Walter Mitty melakukan petualangan yang selama ini dibayangkan olehnya secara tidak sengaja. Itu membuatnya sadar, bahwa perjalanan sejauh apapun tidak akan terjadi jika kita tidak memulainya. Film ini mengingatkan akan kehidupan gue, gue juga kadang suka mengkhayal kalo lagi ngelakuin sesuatu. Misalnya, pas gue ngeliat cewek yang gue suka, gue langsung mengkhayal andaikan gue seganteng Andrew Garfield, lalu dengan cool-nya mendekati cewek tersebut, dan cewek itu senyam-senyum ke gue, dan akhirnya denga pelan gue mencium cewek tersebut, yap itu hanya khayalan, walau agak sedikit mesum. Pas gue coba deketin cewek yang gue liat, dan nyapa cewek tersebut, dia senyum dan berkata "Mas, parkirnya berapa?".
Ya begitulah hidup, nggak semua yang kita khayalkan akan jadi nyata. Di film itu dia melakuakan perjalan ke Greenland lalu ke Iceland. Di sana tempatnya super keren, dan gue pengin banget ke sana juga. Oh ya, di film itu Walter Mitty juga suka sama cewek yang udah punya anak, tapi cewek itu dan suaminya dalam masa perceraian. Kisah cinta klasik tapi menggemaskan terjadi dalam film itu. Sederhana sih, tapi karena khayalan si Mitty, jadi berasa wah.

Dari film itu gue belajar banyak hal. Carilah kebahagiaan sampai ke ujung bumi, walau kebahagiaan yang sebenarnya berada di dalam hati.



Itulah postingan singkat nan nggak jelas kali ini. Sebenarnya postingan ini udah dibikin agak lama.  Tapi baru sempet keposting sekarang (padahal emang males sih).
Dan gue lagi berusaha untuk rajin nge-blog lagi. Jadi jangan lupa pantengin terus blog ini yah gaes.





0 Komentar... Mau menambahkan komentar?

Berikan Komentar Anda:

Think Like a King - Act Like a Knight 2013 | Design by @romiyooo | Inspirasi emoticon :]