Cara Mengatur Waktu ala Puteri Indonesia

@romiyooo / Senin, 25 April 2016

Source: Google

Ada dua jenis waktu, monokronik dan polikronik. Monokronik adalah orang yang sangat taat tentang waktu, orang yang menghargai waktu. Biasanya, orang-orang monokronik bikin semacam jadwal kesehariannya gitu. Misal, jam 7 pagi bangun, jam 8 sarapan, jam 9 malem lebih 20 menit ngangenin mantan yang udah bahagia sama pacarnya. Nah, kebalikannya, orang polikronik menganggap bahwa waktu bisa kembali. Biasanya kebanyakan bilang “ah, besok juga bisa,” tapi mereka lebih mementingkan kegiatannya. Contohnya, lagi asik nulis Sayapbesi.com sampe lupa waktu, eh nggak tidur (Ini curhatannya @AnakPetir). Kalau gue emang nggak terlalu pandai mengatur waktu, dan mungkin cenderung polikronik sih. Tapi padahal kalau bisa seimbang yah, jadi mengatur waktu dan kegiatan sehari-harinya tetap menyenangkan.

Nah, kebetulan tanggal 23 April 2016 kemarin, ada acara peluncuran buku keduanya Zivanna Letisha (Puteri Indonesia 2008) yang judulnya “Trik Juara Mengatur Waktu”. Gue sebenernya diajak sama orang yang ngaku sebagai manusia terganteng keempat setelah Nabi Yusuf, Nabi Muhammad, sama Nabi Isa, dia adalah...... Galih Hidayatullah (@mas_aih). Datanglah gue ke acara peluncuran buku itu yang ternyata tempatnya ada di kantor BukaLapak. Yeaaay, gue dateng ke kantor yang katanya asik banget itu. Sampai di kantor BukaLapak jam 14.35, dan acaranya belum mulai. Tapi kata Galih suruh buru-buru, kan setan. Ternyata ada Birong (@ardhibirhonx) dan Satria (kasatkusut) juga yang dateng, sama beberapa temen-temen mereka sih cuma gue nggak kenal.



Dan acaranya dimulai, mbak MC yang lucu dan ternyata adalah temennya Galih, membuka acara dengan baik (untuk Galih, kenalin ke MC-nya dong....). Gue duduk di podium paling atas jadi bisa ngeliat ke semua penjuru arah. Mbak Zizi (Zivanna) bening amat deh, pinter pula, ya pantes sih jadi Puteri Indonesia pas 2008 kemarin. Lalu, mbak Zizi mulai menceritakan kenapa dia membuat buku ini. Karena biasanya orang-orang kurang menghargai waktu, padahal ketika kita tidak punya apapun, kita masih punya sesuatu yang tak pernah ternilai, waktu. Jadi, jangan buang waktumu untuk mengingat kenangan yang tak mungkin bisa terulang, bersama dia.



Lalu, setelah memberikan pencerahan secerah wajahnya, mbak Zizi duduk, dan giliran CEO BukaLapak atau yang biasa disapa Mas Zaky memberikan beberapa petuah. Bagaimana cara dia membangun BukaLapak yang dari awal hanya ada beberapa karyawan yang seminggu masuk, seminggu kemudian ngilang. Atau ada karyawan yang menipu Mas Zaky. Ternyata perjuangan untuk membuat hal besar selalu dilalui dengan tantangan, karena tanpa ada tantangan, kita tidak bisa menjadi lebih hebat (hestek: #YaAlloh #RomiBijakBanget).



Sampailah ke sesi tanya jawab. Sebenernya gue pengiiiin banget nanya, tapi nggak tau harus nanya apaan. Gue sampe minta ke Galih sama Birong buat bikinin pertanyaan, tapi mereka juga bingung pertanyaan apaan. Jadilah gue nggak nanya. Tapi beberapa yang dateng pada nanya tuh. Misalnya, ada yang nanya “Siapa sih supporter paling hebat buat mbak Zizi?”, lalu mbak Zizi menjawab “Keluarga dan sahabat pasti, tapi diri sendiri adalah supporter yang paling hebat,”. Gue langsung jawab dalam hati “Gokil!”. Ada juga yang nanya “Gimana sih caranya ngebagi waktu nulis?” atau “Mbak Zizi kan bukunya non-fiksi semua, ada rencana bikin buku fiksi?” dan masih banyak lainnya. Beberapa juga nanya ke Mas Zaky kok, dan doi tetep menjawab dengan santai tapi bermanfaat banget. Gue suka nih gayanya Mas Zaky, kasual tapi tetep elegan.
Akhirnya acara ditutup dengan penyerahan simbolik dan sesi tanda tangan serta foto bareng mbak Zizi. Gue foto dong sama mbak Zizi (hestek: #Seneng). Tapi agak minder sih saat foto, soalnya mbak Zizi tinggi banget sedangkan gue ala kadarnya gini. Ibaratnya nih, Aqua 1 liter disandingin sama obat tetes mata. Huhuhu.




Kalian yang termasuk monokronik ataupun polikronik mending baca bukunya mbak Zizi ini deh. Soalnya ngebantu banget untuk merubah mindset kita tentang betapa berharganya waktu. Gue aja nyesel kenapa baru sekarang mulai peduli tentang waktu gue. Tapi penyesalan kan nggak akan ngerubah apapun, jadi mending ubah sesuatu yang sekarang dan yang akan datang. Dan ya, akhir kata “Jangan sia-siakan waktu, karena kamu sudah pernah merasakan betapa pedihnya disia-siakan dia.”


1 komentar:

  1. Kog lo kasian banget sih nyandingin diri sendiri obat tetes mata romiyoo? wkwkwkwkwk *ketawasampelemes*

    BalasHapus

Think Like a King - Act Like a Knight 2013 | Design by @romiyooo | Inspirasi emoticon :]